empty
 
 

18.09.202607:42:52UTC+00Imbal Hasil Bund Turun seiring Trader Mengurangi Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga ECB

Yield obligasi pemerintah Jerman tenor 10 tahun (Bund) mengakhiri pekan di kisaran 3,5%, turun dari puncak 3,57% pada hari Selasa yang merupakan level tertinggi sejak Juni 2009, dan mencatat penurunan mingguan pertama sejak awal Agustus. Koreksi ini terjadi ketika pelaku pasar mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga tambahan oleh ECB, meskipun nada yang lebih hawkish dari Federal Reserve berpotensi memperkuat prospek pengetatan global. Beberapa analis berpendapat bahwa pasar telah melebih-lebihkan kemungkinan kenaikan lanjutan oleh ECB, dengan menekankan bahwa kenaikan harga energi dapat menekan pertumbuhan dan pada gilirannya meredakan tekanan inflasi. Pada saat yang sama, harga Brent crude turun untuk sesi ketiga berturut-turut seiring meredanya kekhawatiran atas gangguan pasokan dari Arab Saudi, yang memberikan sedikit kelegaan pada sisi inflasi. Pasar uang kini memproyeksikan suku bunga deposito ECB sedikit di bawah 2,9% pada Desember, yang mengimplikasikan sekitar 50% peluang kenaikan kedua tahun ini. Pada November 2027, suku bunga diperkirakan berada di 3,39%, turun dari 3,55% pada hari Senin.

  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $3000 lebih banyak!
    Pada September kami mengundi $3000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS


Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback